Judul: Berbagi Info Seputar Ketika Naik Berat Badan Membuat Senang Full Update Terbaru
link: Ketika Naik Berat Badan Membuat Senang
Berbagi Ketika Naik Berat Badan Membuat Senang Terbaru dan Terlengkap 2017
Sebelumnya saya tegaskan hal ini bukan berlaku untuk saya sebagai penulis blog ini. Hehe sebab kalau berat badan naik, bisa bikin saya cemberut. Tulisan ini berkaitan dengan naiknya berat badan anak kedua saya, Sandya ^_^Alhamdulillah berat badan Sandya (3 th 7 bulan), sudah mencapai 14,5 kg dengan TB sekitar 99 cm pada saat saya ukur hari Selasa (23/6/2015). Kenapa berat badan jadi sangat penting untuk Sandya?
Sekilas mengenai Sandya yang memiliki keistimewaan sebagai anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) pernah saya tulis disini dan juga tentang keharusan cek up tahunan saya ceritakan disini
Intinya adalah bagi saya dan orangtua dengan anak2 PJB, naiknya berat badan anak rasanya luar biasa, bisa2 melebihi rasa senang setelah lulus ujian sidang skripsi atau dapat rejeki tak terduga seperti menang kuis :D
Berat badan Sandya, yang sering saya sebut Ican sebagai nama kesayangan, sempat stuck alias gak naik2 beberapa waktu lalu.
Bahkan waktu cek up bulan Desember 2014 ke RS Harapan Kita, saya sempat dimarahi dokter karena berat badan Sandya hanya bertambah 1 kg dibanding tahun sebelumnya. Dari 11 kg ke 12 kg.
"Jadi, satu tahun hanya nambah 1 kg nih, bu," kata dokternya Sandya.
Hikks saya yang sebelum ke rumah sakit sudah menimbang berat badan Sandya, cuma bisa angguk2 kepala aja. Ya gimana lagi, anaknya juga kadang susah dikasih makannya dok :( Sungguh saat itu rasa bersalah saya berlipat2. Malu juga sih :'(
![]() |
| Minum milkshake coklat enaaaakkk (dok.pribadi) |
Sejak itu saya jadi lebih banyak perhatian lagi ke konsumsi makanan Sandya. Beruntung setelah usia 3 tahun, nafsu makannya sudah membaik dibanding tahun kemarin. Sudah mulai suka sayur juga. Buah kesukaannya mulai dari pepaya, semangka, mangga, alpukat dll. Alhamdulillah.
Meski porsi makan nasi Sandya seringnya hanya 2x per hari, atau kadang 1x, tapi saya upayakan asupan karbohidrat terus masuk. Sekarang Sandya juga sudah suka roti gandum yang saya sering belikan. Terkadang, saya berikan mie telur.
Untuk asupan susu, saya tetap tidak memberikan susu formula bubuk. Saya lebih memilih susu cair kotak. Madu juga saya berikan minimal 2 hari sekali.
Tapi, jujur saya, karena saya tidak mengawasi Sandya 24 jam, karena saya ngantor, tetap saja ada beberapa hal yang kerap kali tidak sesuai dengan cara saya. Pengasuh Sandya alias pengasuh saya sejak bayi dulu, sudah beranjak tua. Sehingga tidak telaten seperti dulu. Jadi saya sering pesimis juga.
Apalagi saya juga sering kecewa sama berat badan Sandya yang turun saat tubuhnya tidak fit, seperti batuk atau flu. Rasanya seperti di PHP gitu deeh hehehehe :D
Namun, pada saat saya sedang berleha2 di rumah karena cuti ngantor, saya pun meminta Sandya menimbang berat badan. Daaaaan...Alhamdulillaah berat badannya sudah sampai di angka 14,5 kg. Jadi sejak bulan Desember 2014 hingga saat ini, berat badannya sudah naik 2 kg. Doa yang terbaik selalu untukmu Sandya sayang, semoga sehat selalu dan tumbuh optimal. Aamiin.
Untuk para orangtua dengan kondisi anaknya PJB seperti Sandya, ataupun anak normal atau kondisi istimewa lainnya, jangan pernah putus asa ya. Jangan terlalu dengarkan omongan orang lain yang sekiranya tidak mengenakkan. Kalau perlu, konsultasi langsung ke dokter.
Salam sehat rekan semuaaa :)
Itulah sedikit Artikel Ketika Naik Berat Badan Membuat Senang terbaru dari kami
Semoga artikel Ketika Naik Berat Badan Membuat Senang yang saya posting kali ini, bisa memberi informasi untuk anda semua yang menyukai info ponsel kita. jangan lupa baca juga artikel-artikel lain dari kami.
Terima kasih Anda baru saja membaca Ketika Naik Berat Badan Membuat Senang


